misalnya;
Bituing-POHIAMA
Ake-DAULU
Tonggene-KALALONE
Sakeng-MALIMBATANGENG
Dal᷊imasÄ•̣-SASAHANDU
Manganitu-MẠOBUNGANG
dll.
Penggunaan bahasa sasahara ini dengan maksud menanarkan keyakinan dan
meyakini bahwa Gĕnggonalangi pencipta alam semesta yang menguasai bumi
dan segala isinya. Untuk itu, para Mal᷊aupung-Lampuagạ selalu disiplin
dalam berbuat dan menyebutkan segala sesuatu. Berdasarkan dari kebiasaan
yang membudaya, untuk penyebutan nama Batunderang mereka menyebut
dengan nama sasahara MAHOMANGENG (maomangeng).
Alal katanya 'homang' yang artinya 'berjalan merayap atau merangkak dengan lambat'. Sebab menurut mereka, desa Batunderang apabila dilihat dari laut seperti seekor keong berjalan "komang luhomang' dan adapun yang menyebutnya "komang dudarema".
Ok' semoga bermanfaat bagi anda yang sudah membaca dan menyimpan dalam ingatan untuk anak cucu nanti.
sumber: Makamea G, Monografi Batunderang.
narasumber: Adrius Diamanti
Alal katanya 'homang' yang artinya 'berjalan merayap atau merangkak dengan lambat'. Sebab menurut mereka, desa Batunderang apabila dilihat dari laut seperti seekor keong berjalan "komang luhomang' dan adapun yang menyebutnya "komang dudarema".
Ok' semoga bermanfaat bagi anda yang sudah membaca dan menyimpan dalam ingatan untuk anak cucu nanti.
sumber: Makamea G, Monografi Batunderang.narasumber: Adrius Diamanti