Rabu, 02 Agustus 2017

MAHOMANGENG penyebutan 'sasahara' dari kampung Batunderang

Telah menjadi tradisi yang sudah membudaya bagi Mal᷊aupung-Lampuagạ (para leluhur) bahwa ketika melaut, mereka manggunakan bahasa sasahara yang merupakan bahasa kiasan terhadap sesuatu benda maupun tempat dan cakrawala.
misalnya;
Bituing-POHIAMA
Ake-DAULU
Tonggene-KALALONE
Sakeng-MALIMBATANGENG
Dal᷊imasẹ̆-SASAHANDU
Manganitu-MẠOBUNGANG
dll.

Penggunaan bahasa sasahara ini dengan maksud menanarkan keyakinan dan meyakini bahwa Gĕnggonalangi pencipta alam semesta yang menguasai bumi dan segala isinya. Untuk itu, para Mal᷊aupung-Lampuagạ selalu disiplin dalam berbuat dan menyebutkan segala sesuatu. Berdasarkan dari kebiasaan yang membudaya, untuk penyebutan nama Batunderang mereka menyebut dengan nama sasahara MAHOMANGENG (maomangeng).
Alal katanya 'homang' yang artinya 'berjalan merayap atau merangkak dengan lambat'. Sebab menurut mereka, desa Batunderang apabila dilihat dari laut seperti seekor keong berjalan "komang luhomang' dan adapun yang menyebutnya "komang dudarema".
Ok' semoga bermanfaat bagi anda yang sudah membaca dan menyimpan dalam ingatan untuk anak cucu nanti.
sumber: Makamea G, Monografi Batunderang.
narasumber: Adrius Diamanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar